Selasa, 16 Februari 2016

dear

aku berdo'a supaya kamu bisa menjadi pasangan halal ku kelak, bukan hanya di lahir tapi dibatin juga.
yang mengerti aku disaat aku sedang sedih tanpa harus aku berucap kepadamu
seseorang yg siap memberi bahunya untuk ku bersandar menenangkan aku
bukan hanya sekedar tertawa, tapi juga kesedihan...
aku ingin juga berbagi kesedihan dan kegundah gulanaku denganmu, bukankah dalam hubungan harus menerima kala susah dan senang bukan?
bukan hanya menyueki apa yg sedang pasangan rasakan, padahal kita tau apa yg sedang ia rasakan.
bukankah perempuan ingin dimengerti dan dipahami, bila sedang terjadi pada dirinya tanpa dia beri tahu apa penyebabnya?
tolonh pahami kami, bukan cuekin kami
tolong beri bahu, bukan malah berlalu
:')

Cinta atau Nafsu

mau sharing nih, tolong kasih masukkan yah
akhir akhir ini di medsos lagi ramai banget dengan anjuran segera nikah "muda"
pengen sih menjadi perempuan seutuh nya dengan berbakti kepada pasangan halalnya.
menjadi teman hidupnya yang selalu dirindukan dan dicintai..
menjalani setiap perbuatan dengan tujuan ibadah, tanpa harus khawatir akan dosa "zinah"
kadang hati yakin ingin merubah semua, menjadi pribadi yg baik dengan memakai hijab syar'i, menjadi jomblo sampai halal, tapi di satu sisi masih belum yakin dengan diri sendiri bisa sanggupkah menjalani itu semua dengan baik..
apalagi sekarang masih ada kekasih yg belum halal, ingin melepasnya tapi takut gak bisa, apalagi ada yg ingin langsung melamar, tapi masih bertahan dengan kekasih belum halalnya itu.
aku takutnya juga udah bertahan tahan terus dengan kekasih belum halal, eh akhirnya nanti gak berjodoh kan sia sia aja waktunya..
tapi kekasih belum halal ini sepemikiran sama ku makanya aku belum bisa melepasnya.
gimana yah caranya untuk keluar dari perasaan ini..
mohon masukannya, terimakasih